Author Archive Admin SAJUBU

SAJUBU Event Seru

SAJUBU Event Seru merupakan kumpulan kegiatan yang dilaksanakan
untuk memperingati hari besar nasional. Kegiatan ini ditujukan pada anak-anak
usia sekolah dasar agar dapat memberikan edukasi mengenai hari besar nasional
serta meningkatkan jiwa nasionalisme sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta
pada negara Indonesia. Pelaksanaan Sajubu Event Seru dapat dilakukan di sebuah
sekolah ataupun di perkampungan yang menjadi titik sasaran pengabdian Sajubu.
Untuk dapat menambah partnership, Sajubu Event Seru juga akan menggandeng
gerakan lainnya agar dapat kolaborasi kegiatan yang apik sesuai dengan hari
besar pada timeline yang sudah ditentukan.

Pojok Baca SAJUBU

Buku adalah jendela dunia, begitulah cerminan yang mengingatkan kita
pentingnya membaca buku untuk memperoleh berbagai macam ilmu pengetahuan
pengetahuan. Dengan membaca anak dapat memperoleh semua pengetahuan,
ketrampilan dan nilai-nilai yang perlu untuk keberhasilan mereka di sekolah dan
di dalam hidup. Membaca merupakan kegiatan yang produktif untuk dilakukan,
mengingat membaca begitu penting untuk dilaksanakan dalam kehidupan
manusia terutama bagi anak-anak.
Pojok Baca SAJUBU merupakan kegiatan yang menghadirkan perpustakaan
kecil di sekolah – sekolah yang tidak memiliki ruang baca dan pojok baca sajubu
juga akan berkembang seiringi waktu dengan memasuki ruang lingkup fasilitas
umum (taman pemerintah) serta pojok baca sajubu juga memperbaiki ruang baca
yang sedang rusak baik di sekolah maupun ruang publik. Hadirnya pojok baca
sajubu dengan konsep yang unik diharapkan akan menarik minat sang anak untuk

SAJUBU Bantu Fasilitas

Fakta mengatakan indonesia memiliki fakta yang menyedihkan terkait literasi
membaca, tercatat indonesia sebagai peringkat 2 terbawah dari 61 negara menurut
Berdasarkan studi “Most Littered Nation In the World” yang dilakukan oleh
Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, sebagai mana hal tersebut
setelah di telisik lebih jauh penyebab nya bukan hanya minat baca yang kurang
namun juga fasilitas buku dan penunjang lainya, duta baca indonesia mengatakan
dalam sebuah wawancara sebagai berikut
“Itu pula yang ada di benak saya ketika ditunjuk menjadi duta baca. Tetapi
kemudian selama setahun berkeliling, datang berjumpa dengan para aktivis
literasi, bertemu dengan guru-guru, ke forum-forum taman bacaan masyarakat.
Saya menemukan ada satu kenyataan yang berbeda dan hal itu juga yang kerap
dikatakan oleh pegiat literasi. Sebetulnya bukan minat bacanya yang rendah tetapi
akses terhadap buku-buku itu yang masih sangat kurang”

SAJUBU Kasih Buku

Berangkat dari permasalahan yang sedang terjadi di dunia pendidikan
Indonesia. Kualitas pendidikan Indonesia berada pada peringkat ke-64 dari 120 negara
di seluruh dunia berdasarkan laporan tahunan UNESCO Education For All Global
Monitoring Report 2012. Sedangkan berdasarkan Indeks Perkembangan Pendidikan
untuk Semua (Education for All Development Index, EDI), Indonesia berada pada
peringkat ke-57 dari 115 negara pada tahun 2015. 
Oleh sebab itu, penting sekali peran mahasiswa sebagai agent of change yang
memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya minat baca.
Dengan tingkat intelektual yang dimiliki mahasiswa, diharapkan dapat memberikan
perubahan yang berarti terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Seperti yang
diungkapkan dalam pidato Ir. Soekarno, “Beri aku 10 pemuda maka akan
kuguncangkan dunia”. Mahasiswa sebagai generasi muda yang terpelajar harus dapat
memberikan kontribusi nyata untuk negara.

SAJUBU Blusukan

Kata blusukan secara etimologi berasal dari bahasa Jawa, dari kata dasar
blusuk ‘masuk’ dan akhiran –an (afiks verba) yang berarti ‘masuk-masuk ke
tempat tertentu untuk mengetahui sesuatu’. Blusukan adalah kegiatan yang
dilakukan secara mendadak atau tiba-tiba tetapi dengan tujuan mengunjungi dan
mengetahui keadaan yang menjadi destinasi tujuan.
Sajubu blusukan adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh pengurus
dalam pencarian atau survei sekolah-sekolah yang akan menjadi tujuan. Kegiatan
ini nantinya akan dilakukan di hari Sabtu atau Minggu menyesuaikan dengan
jadwal dan kebutuhan yang ada. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya
untuk mendekatkan diri dengan lingkungan serta peka terhadap keadaan sekitar.
Sajubu Blusukan dimaksudkan untuk mensurvei dan mengecek kembali
sekolah yang dituju dengan mempertimbangkan aspek-aspek serta melihat dan
mencatat apa saja yang dibutuhkan oleh sekolah yang ada di Kota maupun
Kabupaten Malang. Kemudian setelah semuanya tercatat dengan baik, Sajubu
Blusukan akan membantu dan memfasilitasi sekolah tersebut sesuai dengan hasil
survei dan pencatatan tersebut.

Pentingnya Buku dan Minat Baca dalam Menunjang Pendidikan

(Artikel ini merupakan tulisan Bu Yani, Kepala Sekolah SMPN 9 Cibinong Kab. Cianjur. Bu Yani membagi pandangannya tentang minat baca dan kisah tentang kondisi tempat ia mengabdi.)

Bagi sebagian masyarakat, buku belum menjadi kebutuhan pokok. Kebanyakan orang lebih senang menghabiskan waktu senggang dan uangnya untuk berjalan jalan ke mall dibandingkan ke perpustakaan atau toko buku. padahal banyak sekali manfaat yang di dapat dengan kita membaca buku.
Dengan memperkenalkan buku pada anak sejak kecil maka itu bisa menjadi alasan untuk membentuk mereka menjadi manusia yang berpendidikan, berwatak ,berwawasan dan berintelegensi tinggi di kemudian hari.
Buku akan menjadi sumber informasi utama dan bisa menjadi guru yang dapat hadir kapan saja di perlukan. Minat membaca merupakan persyaratan seseorang untuk selalu membiasakan diri membaca sebagai salah satu kebutuhan hidupnya. Semakin tinggi minat baca seseorang maka akan semakin cerdas orang tersebut.


Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kegemaran membaca di lembaga sekolah, yaitu sekolah harus mampu memfasilitasi minat baca murid dengan melengkapi perpustakaan sekolah dengan berbagai jenis dan ragam buku. Sedangkan lingkungan keluarga juga mempunyai peranan cukup besar untuk menumbuhkan minat baca seseorang. Upaya yang dapat diterapkan di lingkup keluarga untuk pembiasaan membaca anak, diantaranya; anak dikenalkan dengan buku sedini mungkin; ajak anak ke toko buku; ajari anak untuk menyisihkan uang jajannya untuk membeli buku; ciptakan perpustakaan sendiri di rumah. Karena minat baca merupakan persyaratan dan sekaligus ciri kemajuan pendidikan suatu bangsa.


SMPN 9 Cibinong Cianjur berjarak kurang lebih 100 km dari pusat kota kabupaten Cianjur, merupakan sekolah yang baru didirikan pada tahun 2015. Sekolah kami masih memerlukan banyak sekali pembangunan di sana sini untuk kemajuan peserta didiknya, terutama dalam pengadaan buku buku referensi yang belum sama sekali dimiliki oleh sekolah kami. Keadaan ekonomi peserta didik pada umumnya berasal dari keluarga menengah ke bawah yang tidak memiliki kemampuan untuk membeli buku, apalagi buku buku referensi. Padahal minat para peserta didik sangat tinggi sekali terhadap bacaan bacaan yang mendidik.


Berbagai upaya telah kami lakukan untuk memfasilitasi peserta didik dalam pemenuhan minat bacanya, tetapi dengan keterbatasan membuat kami sedikit kesulitan untuk mendapatkan buku buku referensi. Semua guru pengajar di SMPN 9 Cibinong yang merupakan tenaga honorer sangat tidak mungkin untuk membantu menyediakan buku buku referensi bagi peserta didik. Penulis, selaku Kepala Sekolah menjadi satu-satunya tenaga yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kebetulan tinggal di Kota Kabupaten Cianjur. Setiap berangkat ke SMPN 9 Cibinong berusaha untuk membawa buku buku referensi yang diperlukan untuk peserta didik walau dalam jumlah yang sedikit sekali.
Sampai pada suatu saat kami mendengar adanya himpunan anak anak muda yang begitu peduli terhadap pendidikan, terutama bagi daerah yang terisolir dari pusat kota seperti sekolah kami. Alhamdulillah kami bisa berkomunikasi dengan salah satu relawan gerakan “1 Juta Buku untuk Anak-anak Indonesia” (SAJUBU) yang memberikan bantuan buku-buku referensi yang sangat diperlukan oleh sekolah kami. Anak-anak lebih semangat ke sekolah karena termotivasi dengan banyaknya buku referensi yang dapat mereka baca di sekolah.
Terimakasih kepada SAJUBU yang telah begitu peduli terhadap kemajuan peserta didik kami dengan bantuan buku-bukunya, mudah mudahan semua kegiatan ini mendapatkan ridho dan pahala dari Allah SWT. Aamiin.