Berceloteh di RPK 96.3 FM

Berceloteh di RPK 96.3 FM

Awal Mei 2014, Kak Diaz dihubungi Kak Selvi dari Goodreads Indonesia sehabis packing paket buku di Ruang Baca Kota, bertanya apakah kawan-kawan ‘1 Juta Buku Untuk Anak-anak Indonesia’ berkenan datang memenuhi undangan bincang komunitas di hari Sabtu pagi tanggal 17 Mei 2014.

Konfirmasi ke Kak Selvi dong, kenapa sih tertarik undang Sajubu, dan dia bilang kalau di hari Sabtu pagi RPK 96.3 FM ada acara #KlubSiaranGRI yang biasanya membahas soal buku tertentu. Nah karena soal buku, diundanglah Sajubu sebagai salah satu komunitas yang berkecimpung disitu. Pas ditanya soal apa saja yang harus disiapkan, eh malah dijawab “nanti yang cerewet aja yah”, hahaha. Loh itu sih ndak usah disuruh Kak 😀

Hingga pada 17 Mei 2014, berangkatlah Saya, Bang Eja, dan Kak Diaz mewakili relawan Sajubu lainnya, harusnya berlima sih ini, tapi yang lain agak gak rela disuruh bangun pagi di hari Sabtu karena memang kita harus siaran tepat jam 07.00 WIB. Hehe

Selain Kak Selvi, ternyata ada Kak Lia juga yang ikut mewawancarai kita. Sesi pertama wawancara ditanya soal Sejarah terbentuknya Sajubu, ya kami pun menyebutkan kalau ini buah pemikiran Bang Darwis a.k.a Tere Liye pada tahun 2010 silam (maaf ya Bang kalau harus disebut-sebut, kan memang begitu adanya) bersama beberapa penyuka buku di Kantor Penerbit Republika, Pejaten Village. Bagian ini banyak dijawab sama Bang Eja, maklum deh kalau soal sejarah kan pasti yang berumur lebih ngerti. Hihi

Semangat paginya Kak Lia dan Relawan Sajubu

Lanjut sesi kedua dan seterusnya, beneran deh Kak Selvi dan Kak Lia ini jago banget buat kita bawel dan gak lagi shy-shy-cat, jadi terasa gak on air karena memang pas off air obrolannya malah tambah seru.
Ada sms dan telepon masuk juga di tengah sesi untuk sekadar tanya dan memberikan semangat. Terima kasih 🙂

Yang jelas, terima kasih banyak untuk Kak Selvi dan Kak Lia karena sudah undang Sajubu untuk bincang serba-serbi kegiatan yang dilakukan, tepat saat Hari Buku Nasional pula. Semoga dengan begitu makin banyak orang yang tahu tentang kegiatan yang kami lakukan, membantu kami dalam menyebarkan informasi. Tetap berjaya untuk #KlubSiaranGRI-nya ya Kakak-Kakak. Tetap semangat, dan teruuuus semangat membaca buku yang menginspirasi yah!:)

Ki-Ka : Bang Eja, Kak Lia, Kak Selvi, Saya, Kak Diaz

Salam,
~dari kami yang selalu percaya bahwa Sebuah Buku Untuk Sejuta Mimpi

Fun Library Management di Asrama Sunan Giri

Fun Library Management di Asrama Sunan Giri

“Manajemen perpustakaan merupakan hal fundamental yang harus dibenahi untuk membangun sebuah peradaban besar”

1 Mei 2014, Kak Kiki, salah satu salah satu relawan gerakan 1 Juta Buku untuk Anak-anak Indonesia berkesempatan menjadi narasumber dalam pelatihan Fun Management Library, bertempat di masjid asrama YAPI (Yayasan Asrama Pemuda Indonesia) Sunan Giri (@asramagiri), Rawamangun. Peserta pelatihan adalah penghuni asrama, yang meskipun sebagian besar adalah mahasiswa UNJ. Acara pelatihan memang rutin diadakan tahunan sebagai salah satu rangkaian dari regenerasi pengurus asrama Sunan Giri, tetapi setiap pergantian kepengurusan tema pelatihannya berbeda-beda tergantung kepada kebutuhan. Nah, karena tahun ini kakak-kakak asrama berniat memfokuskan agenda untuk kembali mengaktifkan perpustakaan asrama, maka tema yang dipilih adalah Fun Library Management.

Sebelumnya, Kak Kiki telah lebih dulu mendapat training Fun Library Management yang diadakan oleh teman-teman Goodreads Indonesia, bertempat di ruang audio visual Museum Bank Mandiri. Sehingga begitu Sajubu mendapat undangan untuk menjadi narasumber Fun Library Management, dikirimlah Kak Kiki untuk menularkan pengetahuannya.

IMG_20140501_112524
Teman-teman asrama Sunan Giri antusias menyimak Kak Kiki

Jam 11 siang, pelatihan dimulai, peserta pelatihan sebanyak 13 orang, masing-masing membawa laptop dengan akses internetnya, karena merupakan syarat wajib pelatihan. Peserta pelatihan terlihat antusias menyimak satu demi satu penjelasan dari Kak Kiki dan langsung dibimbing untuk mempraktekan di laptop masing-masing.

Fun Library Management adalah pelatihan mengenai pengelolaan perpustakaan berbasis IT. Sebuah aplikasi bernama “psenayan” mampu menampung semua informasi mengenai buku-buku koleksi perpustakaan. Kegiatan pengelolaan perpustakaan dengan aplikasi “psenayan” berprinsip menyimpan semua informasi mengenai koleksi buku-buku perpustakaan ke dalam format digital, sehingga akan memudahkan pengunjung maupun pengurus perpustakaan dalam mencari atau melacak koleksi perpustakaan. Secara garis besar terdapat beberapa menu dalam aplikasi tersebut, yaitu 1) Bibliografi, untuk menginput detail informasi buku (seperti judul, cover buku, tahun terbit, jumlah halaman, sinopsis, kode buku, dll), 2) Circulation, memuat setiap transaksi buku di perpustakaan. Contohnya seperti transaksi peminjaman buku maupun pengembalian buku, 3) Stock Take, memuat stok buku yang tersedia di perpustakaan, dan yang terakhir adalah 4) Membership, merupakan sebuah menu untuk mengelola data keanggotaan perpustakaan

IMG_20140501_121932
Penyerahan sertifikat narasumber dan kenang-kenangan dari Asrama Sunan Giri

Namun aplikasi tersebut hanya bisa digunakan dalam satu PC, dan tidak dapat berpindah-pindah PC. Artinya ketika pada awalnya data-data perpus menggunakan PC yang didalamnya telah terinstall aplikasi “psenayan”, maka seterusnya pengelolaan perpustakaan tersebut juga harus menggunakan PC tersebut. Meskipun beberapa PC telah diinstall aplikasi tersebut, namun tidak bisa membuka informasi yang telah diinput di PC awal.

IMG_20140501_124551
Koleksi buku Perpustakaan Asrama Sunan Giri

Tak terasa 2 jam berlalu, Kak Kiki menyudahi pelatihan, teman-teman asrama Sunan Giri berniat mengaplikasikan manajemen perpustakaan berbasis IT tersebut untuk perpustakaan asrama. Setelah penyerahan sertifikat narasumber dan kenang-kenangan dari pengurus asrama, kami diajak untuk mengunjungi perpustakaan asrama. Perpustakaan tersebut nantinya akan dibuka untuk umum, karena kebetulan lingkungan asrama Sunan Giri dikelilingi oleh lingkungan pendidikan (terdapat Paud dan SD disekitarnya), namun sebelum itu pengurus asrama terlebih dahulu ingin membenahi sistem perpustakaan. Meski berlangsung diwaktu yang singkat, semoga pelatihan tersebut bermanfaat!

Untitled

Semangat untuk semua pengurus perpustakaan yang sedang mengambil andil untuk turut membangun sebuah peradaban besar!