Tata Cara Pengajuan Melalui Sisfosajubu

Tata Cara Pengajuan Melalui Sisfosajubu

1. Kunjungi laman http://www.sisfosajubu.jejaring.org/

2. Klik ‘Daftar Sekarang’ untuk pengajuan baru.

3. Mengisi formulir registrasi Perpustakaan/TBM dan mengunggah foto berukuran kurang dari 2 MB.

4. Beberapa waktu kemudian akan ada email konfirmasi ke Email Contact Person 1 dari sistem untuk pemberian Username dan Password.

5. Jika pihak pengaju merasa ada yang kurang lengkap dengan data yang dimasukkan maka dapat mengedit dengan masuk terlebih dahulu ke dalam sisfo menggunakan Username dan Password yang telah diberikan.

6. Selanjutnya formulir ini akan dicek oleh relawan, dan nantinya juga akan ada pemberitahuan melalui email apakah tempat ini diterima, dalam proses evaluasi, atau blacklist.

7. Apabila diterima, diharapkan agar melakukan konfirmasi kembali setelah paket tersebut sampai dengan mengisi daftar buku dan jumlah beserta foto-foto penerimaan.

8. Waktu maksimal melakukan konfirmasi penerimaan paket adalah 2 (dua) minggu, jika pihak pengaju tidak melakukan konfirmasi selama batas waktu tersebut maka akan diberlakukan blacklist pada Perpustakaan/TBM tersebut.

Catatan :
Bagi tempat yang sudah pernah mengajukan tidak perlu mendaftar lagi, karena nanti akan diproses datanya oleh relawan. Email Contact Person yang pernah didaftarkan sebelumnya akan menerima email konfirmasi Sisfosajubu beserta User dan Password yang bisa digunakan untuk masuk dalam sistem ini, jadi dapat langsung klik ‘Masuk’. Apabila ada perubahan data mengenai jumlah siswa, nomor telepon, penambahan foto, dan sebagainya, dapat dilakukan oleh masing-masing pengaju setelah menerima email konfirmasi.

Unduh SOP Sisfosajubu untuk informasi pendaftaran di http://www.sisfosajubu.jejaring.org/

Oleh : Novita Anggraini

Sisfosajubu.jejaring.org untuk INAICTA 2014

Malam Anugerah INAICTA 2014

Sudah 2 minggu berlalu dari malam penganugerahan Indonesia ICT Award (INAICTA) 2014 yang diadakan oleh KOMINFO untuk kedelapan kalinya. Terdapat 1007 karya TIK yang terdaftar dari 15 kategori yang telah ditentukan, dan pada ajang kali ini 1 Juta Buku Untuk Anak-anak Indonesia (Sajubu) bersama JEJARING juga turut mendaftarkan karya untuk kategori Education and Culture (EDC), yaitu sistem informasi berbasis web Sisfosajubu.jejaring.org yang telah aktif digunakan sejak bulan April 2014.

Sisfosajubu.jejaring.org adalah sistem layanan dan informasi Sajubu yang dibangun atas bantuan pihak JEJARING.  Pembuatan sisfo ini dilatarbelakangi oleh banyaknya data yang sudah tersimpan dalam file spreadsheet Sajubu dan semakin berkembangnya gerakan karena banyaknya perpustakaan sekolah, perpustakaan masyarakat serta taman baca yang mengajukan permintaan bantuan buku, sehingga diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat mempermudah kinerja para relawan Sajubu dalam memproses bantuan tersebut. Selain itu, Sajubu juga bermaksud menyelipkan nilai edukasi pada sisfo bagi pengelola perpustakaan sekolah dan TBM agar bertanggung jawab dalam mengajukan permintaan buku. Mengikuti persyaratan yang telah dituliskan pada saat mengajukan kemudian melakukan konfirmasi pada saat buku-buku tersebut diterima. Para relawan Sajubu yang merupakan admin-admin sisfo dapat berinteraksi dengan pihak pengaju melalui sisfo ini sehingga diharapkan gerakan bagi buku Sajubu akan terus berlangsung di tahun-tahun mendatang, menggandeng lebih banyak Bapak dan Ibu Guru di Sekolah, Kakak-Kakak pendamping di Taman Baca, serta para pengelola Perpustakaan Masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam pembuatan sistem informasi ini, Sajubu dibantu oleh Alexander Wijanarko yang merupakan seorang relawan, kepanjangan tangan dari pihak JEJARING. JEJARING sendiri merupakan organisasi yang memberikan layanan non-profit di bidang teknologi informasi. Sejak tahun 2010 organisasi ini didirikan demi memberi layanan hosting, subdomain , dan pembuatan web gratis bagi organisasi nirlaba, seluruhnya tanpa pemungutan biaya apapun.

Karya ini berhasil menjadi salah satu dari 8 nominator yang terpilih dalam penjurian tahap ke-II dari 97 karya yang masuk dalam kategori Education and Culture. Penjurian tahap II yang diadakan di Hotel Puri Denpasar pada tanggal 27 Agustus 2014 lalu menuntut setiap nominator untuk melakukan paparan dan demo mengenai masing-masing karya yang diajukan dengan waktu selama 45 menit. Selain itu, para nominator juga diminta untuk membuka booth sebagai ajang perkenalan karya kepada publik di Balai Kartini selama dua hari hingga malam penganugerahan INAICTA 2014 dilaksanakan.

Booth Sisfosajubu

Walaupun Sisfosajubu.jejaring.org belum berhasil lolos sebagai winner INAICTA 2014 pada kesempatan kali ini, namun bukan berarti hal ini jadi mematahkan semangat para relawan Sajubu. Turut serta dalam ajang INAICTA telah dijadikan pengalaman yang amat baik karena selain menguji kemampuan sistem informasi yang telah dibuat juga dapat mengenalkan kegiatan ini secara rinci dengan lebih luas lagi kepada masyarakat lainnya.

Terima kasih kepada Bang Alexander Wijanarko yang sudah bersusah payah terbang pagi-pagi sekali dari Yogyakarta demi penjurian tahap ke-II INAICTA, dan tak lupa tentunya kepada Mas Johanes Koen yang telah membantu dalam persiapan juga darinya lah informasi tentang INAICTA ini didapat. Semoga setiap gairah semangat yang muncul tidak diukur dari banyaknya materi dan penghargaan yang diperoleh, melainkan karena ingin melihat generasi bangsa ini menjadi lebih bermartabat dan semakin baik di masa yang akan datang.

a/n Sahabat Sajubu

~Novita Anggraini